BREAKING: ‘Yorkshire Ripper’ Peter Sutcliffe Meninggal di Usia 74

Kabar beredar bahwa Peter Sutcliffe, yang dikenal dengan julukan ‘The Yorkshire Ripper,’ telah meninggal pada usia 74 tahun.

Menurut petugas penjara, Sutcliffe telah menolak perawatan untuk COVID-19.

Sutcliffe menjadi berita nasional di akhir tahun 70-an setelah membunuh 13 wanita dan merencanakan pembunuhan tujuh lainnya, serangkaian tindakan kejam yang belum terlampaui di Inggris utara.

Lahir di Bingley, West Yorkshire, Sutcliffe pernah bekerja sebagai pengemudi Kendaraan Barang Berat (HGV) dan kemudian sebagai penggali kubur. Di masa remaja dan dewasa, ia menjadi terobsesi dengan voyeurisme dan pekerja seks.

Awalnya menyerang perempuan di daerah pemukiman, Sutcliffe kemudian memangsa para pekerja seks yang lebih rentan, dengan pertemuan mereka yang sifatnya terlarang memungkinkan Sutcliffe untuk melakukan pembunuhannya secara klandestin.

Sutcliffe akhirnya akan ditarik oleh polisi karena plat nomor palsu di mobilnya, dan kemudian tertangkap sedang membuang tali dan pisau. Korban berikutnya yang diduga, Olivia Reivers yang berusia 24 tahun, berada di dalam mobil bersamanya pada saat itu.

Sutcliffe dijatuhi hukuman 20 hukuman seumur hidup dan tidak pernah ditawarkan pembebasan bersyarat. Di penjara dia didiagnosis menderita diabetes dan penyakit jantung. Dua minggu lalu, dia dirawat di rumah sakit karena diduga terkena serangan jantung.

Petugas penjara kemudian menemukan bahwa Sutcliffe telah tertular COVID-19, dan dia kembali dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas North Durham untuk perawatan. Namun, dapat dipahami bahwa Sutcliffe menolak semua perawatan.